Please disable your adblock and script blockers to view this page

Home / Citizen / Daerah

Saturday, 30 October 2021 - 20:01

Marak Korban Pinjol Ilegal, Wahdah Islamiyah: Bukti Edukasi Perbankan Syariah Rendah

MAKASSAR–Saat ini, kasus pinjaman online (pinjol) ilegal di Indonesia marak terjadi. Banyak anggota masyarakat yang sudah menjadi korban.

Ketua Dewan Pengawas Keuangan Wahdah Islamiyah yang juga Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Abdul Hamid Habbe memberi perhatian serius kasus pinjol ilegal ini.

Menurut Hamid, pinjaman online sebetulnya bukan hal yang yang terlarang. Ini merupakan bagian dari financial technology (fintech). “Pinjol ilegal yang menjadi menerapkan bunga berbunga ini yang harus kita berantas. Ini pinjol tidak syar’i,” jelas Hamid ketika dihubungi, Sabtu (30/10/2021) di Makassar, Sulawesi Selatan.

Menurut Hamid, banyaknya korban pinjol ilegal ini disebabkan beberapa faktor. Diantaranya karena korban terdesak kebutuhan dan tidak memiliki akses untuk pemodalan resmi.

“Edukasi masyarakat terhadap ekonomi syariah, perbankan syariah masih rendah. Sehingga kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan pemodalan perbankan syariah juga rendah,” ungkap Hamid.

Kondisi ini kemudian dimanfaatkan pelaku pinjol ilegal yang oportunistik. “Mereka memanfaatkan situasi masyarakat untuk mengeruk keuntungan,” jelas dia.

Hamid mendorong agar pemerintah bersikap tegas terhadap pinjol ilegal. “Harus diberi sanksi, agar tidak terulang,” ujar Hamid.

Pinjol ilegal, lanjut Hamid, menjadi perhatian serius ormas Islam Wahdah Islamiyah. Pada Muktamar IV Wahdah Islamiyah yang akan berlangsung Desember 2021 mendatang, persoalan ekonomi syariah termasuk solusi kasus pinjol ilegal ini akan dibahas.

“Nanti solusi akan berbentuk rekomendasi-rekomendasi yang akan ditujukan beberapa pihak,” kata Hamid.

Menjelang Muktamar IV ini, Wahdah Islamiyah juga menggelar webinar bertema “Menumbuhkan Ekonomi Bangsa dengan UMKM Syariah Indonesia”, Ahad (31/10/2021). Webinar ini merupakan salah satu upaya mencegah UMKM terjerat pinjol ilegal.

Salah satu narasumber pada webinar ini adalah Adiwarman A Karim, Komisaris Utama Bank Syariah Indonesia (BSI). Webinar menargetkan 1000 peserta dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk pelaku UMKM.

Baca Juga :  Hadir di Mukerda Wahdah, Bupati Soppeng Ingatkan Sejarah

Bagi peserta yang ingin mengikuti webinar virtual ini dapat menghubungi nomor panitia 0852-4249-3942.*

Share :

Baca Juga

KPU soppeng angkat bicara terkait penggelembungan surat suara di Soppeng

Soppeng

KPU soppeng angkat bicara terkait penggelembungan surat suara di Soppeng
Siap- siap, 3 Desa di Kabupaten Soppeng Bakal Di Kepung 150 Prajurit TNI

Daerah

Siap- siap, 3 Desa di Kabupaten Soppeng Bakal Di Kepung 150 Prajurit TNI
Rem blong, truk tabrak puluhan pengendara dilampu merah

Citizen

Rem blong, truk tabrak puluhan pengendara dilampu merah
WAHDAH ISLAMIYAH AKAN HADIRKAN ULAMA PALESTINA BAHAS KONDISI TERKINI PALESTINA

Citizen

WAHDAH ISLAMIYAH AKAN HADIRKAN ULAMA PALESTINA BAHAS KONDISI TERKINI PALESTINA
Wahdah Islamiyah Mengajak Membangun Negeri Dengan Tebar Da'i Nusantara

Citizen

Wahdah Islamiyah Mengajak Membangun Negeri Dengan Tebar Da’i Nusantara
4 Pejabat Fungsional Kemenag Soppeng di Lantik

Soppeng

4 Pejabat Fungsional Kemenag Soppeng di Lantik
SENATOR TAMSIL LINRUNG APRESIASI UPAYA WAHDAH ISLAMIYAH SATUKAN BANGSA LEWAT WEBINAR KEBANGSAAN

Citizen

SENATOR TAMSIL LINRUNG APRESIASI UPAYA WAHDAH ISLAMIYAH SATUKAN BANGSA LEWAT WEBINAR KEBANGSAAN
Ada 7 DPD Baru Wahdah Islamiyah

Daerah

Ada 7 DPD Baru Wahdah Islamiyah
DMCA.com Protection Status