Kesbangpol Kumpulkan Ormas Terkait Pembakaran Bendera

Reporter :
Reporter :

SoppengInfo – Kepala Badan Kesbangpol melakukan pertemuan dengan ormas terkait insiden pembakaran bendera HTI, di ruang rapat kantor Kesbangpol, Rabu(31/10).

Kesbangpol Kumpulkan Ormas Terkait Pembakaran Bendera

“Di khawatirkan terjadi issu ketentraman di indonesia termasuk di kab. Soppeng terkait pembakaran bendera HTI, karna pasti ada pro dan kontra terkait pembakaran kalimat tauhid tersebut sehingga perlu ada solusi dan jalan Keluar,” Ungkap Kabadan Kesbangpol Arafah saat memimpin rapat.

Kepala Kantor Kemenag Kab.Soppeng H Huzaemah Rauf, berupaya untuk mencegah apa yang akan terjadi terkait pembakaran bendera, menolak bahaya adalah kaedah agama, oleh karena itu kita ambil dulu kaedahnnya bahwa salah satu ormas dianggap terlarang sehingga apakah yang dibakar benderanya atau kalimat tauhidnya, sehingga kita harus mencari solusi

Kesbangpol Kumpulkan Ormas Terkait Pembakaran Bendera

Sementara Ketua Forum kewaspadaan dini masyarakat (FKDM) A Rusli Razak, menjelaskan dalam tahun politik ini apa saja yang bisa dimunculkan untuk memunculkan suatu masalah, unsur yang sering muncul pada saat seperti ini adalah issu sara, kita harus menetralisir apa yang terjadi supaya tidak terjadi polemik

Selanjutnya Anggota Forum kerukunan ummat beragama (FKUB) Hadenus, mengatakan dengan memperlihatkan secara umum pembakaran bendera yang ada lafas kalimat tauhid, mari kita memahami dan menyikapi terkait hal ini.

Kesbangpol Kumpulkan Ormas Terkait Pembakaran Bendera

Ketua Nahdatul Ulama (NU) Soppeng Azis Makmur, terkait pembakaran Ini kita harus Tabayyun, teliti apa yang terjadi, supaya jangan salah langkah dalam menyikapi sesuatu supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Pengurus Muhammadiyah Soppeng Arsyad Makmur, melihat kenyataan yang terjadi terkait pembakaran bendera jangan sampai kita bentrok sesama muslim sehingga kemungkinan kalau kita bentrok ada pihak – pihak yang memanfaatkan situasi untuk mengadu domba.

Ketua Forum pembauran kebangsaan (FPK) A Abd Waris, rasa kebangsaan kita ini lecet
terkait pembakaran Bendera yg bertulisakan kalimat tauhid, sehingga perdebatan dimedsos harus di selesaikan karena soppeng ini sudah dianggap zona hijau jangan sampai dengan adanya masalah ini menjadi zona merah.

Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) H Rahman K, bisa saja orang memanfaatkan situasi ini terkait tahun politik, kita harus bersatu meredam terkait hal ini, jangan dibesar-besarkan masalah ini, kita harus memperbaiki masalah ini.

“Terkait Konflik Pengguna Akun Facebook AW Dan AB kami sudah damaikan secara kekeluargaan,” tambah Arafah.

Follow @Ayokesoppeng_ on Instagram

loading...