Please disable your adblock and script blockers to view this page

Home / Terkini

Friday, 5 February 2021 - 09:49

TikTok Bakal Ingatkan Pengguna Sebelum Berbagi Konten yang Belum Valid

SoppengInfo –TikTokbaru saja mengumumkan fitur baru untuk para penggunanya. Lewat fitur anyar ini,TikTokakan memberikan notifikasi atau peringatan pada pengguna apabila konten yang akan dibagikan belum dapat divalidasi kebenarannya.

TikTok sendiri sebenarnya sudah bekerja sama dengan beberapa platform cek fakta, seperti PolitiFact, Lead Stories, dan SciVerify. Apabila ada konten yang dirasa tidak benar, perusahaan akan langsung menghapusnya dari platform.

Namun tidak jarang, ada beberapa konten yang belum dapat ditentukan validasinya, terutama untuk peristiwa yang baru berlangsung. Untuk itu, dengan fitur ini,TikTokingin mengurangi penyebaran konten yang belum dikonfirmasi.

Dikutip dari situs resmi Liputan6.com, Jumat (5/2/2021), Product Manager Trust & Safety TikTok, Gina Hernandez, mengatakan pihaknya akan menandai konten semacam ini lewatbanneryang ditampilkan.

Jadi, penonton konten yang menonton video akan melihat notifikasi bahwa konten tersebut sudah diulas, tapi belum divalidasi kebenarnanya. Sementara kreator video juga akan diperingatkan bahwa video mereka ditandai sebagai konten yang tidak memiliki dasar kuat.

“Jika penonton mencoba membagikan video tesebut, mereka akan melihat pesan yang mengingatkan video itu telah ditandai sebagai konten belum terverifikasi,” tutur Gina menjelaskan.

Dengan langkah ini, TikTok ingin mengajak pengguna untuk memerhatikan konten yang mereka bagikan. Rencananya, fitur ini akan tersedia secara global dalam beberapa minggu ke depan, tapi kini hadir lebih dulu di Amerika Serikat dan Kanada.

TikTok mengatakan pendekatan semacam ini mampu mengurangi hingga 24 persen penonton untuk berbagi video, sedangkan jumlah likes untuk konten yang tidak berdasar juga menurun sebesar 7 persen.

Di sisi lain, TikTok menanggapi kabar hengkangnya perusahaan dari India. Sebelumnya, laporanNikkei Asiamenyebut TikTok menarik diri dari India, mengutip sumber yang mengaku dekat dengan perusahaan.

Kini dalam konfirmasi kepadaThe Verge, Rabu (3/2/2021), juru bicara TikTok mengatakan, TikTok memang melakukan pemangkasan karyawan di India, namun membantah detail laporan sebelumnya.

“Mengingat kurangnya umpan balik dari pemerintah tentang bagaimana menyelesaikan masalah (pemblokiran TikTok) dalam tujuh bulan ini, dengan kesedihan mendalam, kami telah memutuskan untuk mengurangi tenaga kerja kami di India,” kata juru bicara Tiktok.

“Kami berharap mendapatkan kesempatan untuk meluncurkan kembali TikTok di India guna mendukung ratusan juta pengguna, seniman, narator, edukator, dan artis di sana,” katanya.

Tak jelas berapa banyak karyawan yang dipertahankan oleh TikTok. Namun Nikkei melaporkan, sebagian besar karyawan lokal akan diberhentikan.

Perusahaan tidak menjelaskan ada berapa banyak karyawan asal India yang akan tetap tinggal.

India diketahui menjadi salah satu pasar besar bagi TikTok. Dilaporkan, 30 persen unduhan TikTok berasal dari India, per April 2020. Hingga Juni 2020, TikTok memiliki sekitar 167 juta pengguna di India.

TikTok sudah diblokir di India sejak 29 Juni 2020 atau sekitar 7 bulan lamanya.

Share :

Baca Juga

Gempa Susulan di Majene, 1 Warga Dirawat di Puskesmas Darurat Tewas, Diduga Kaget

Terkini

Gempa Susulan di Majene, 1 Warga Dirawat di Puskesmas Darurat Tewas, Diduga Kaget
Kapolda Sulsel Menjamin Keamanan Distribusi Vaksin Sinovac

Terkini

Kapolda Sulsel Menjamin Keamanan Distribusi Vaksin Sinovac
Tiba di Soppeng, 78 Orang Pengungsi Gempa Sulbar Disambut oleh Ketua DPRD

Terkini

Tiba di Soppeng, 78 Orang Pengungsi Gempa Sulbar Disambut oleh Ketua DPRD
Terjebak Banjir, Bupati Soppeng Evakuasi Bayi Berumur 9 Hari

Terkini

Terjebak Banjir, Bupati Soppeng Evakuasi Bayi Berumur 9 Hari
Bappelitbangda Soppeng Gelar Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD

Terkini

Bappelitbangda Soppeng Gelar Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD
Tanggapi Informasi Medsos, Tim Super Sambangi Warga Kurang Mampu

Terkini

Tanggapi Informasi Medsos, Tim Super Sambangi Warga Kurang Mampu
Wabup Soppeng Terima Kunker Kepala Perwakilan BPK Sulsel

Terkini

Wabup Soppeng Terima Kunker Kepala Perwakilan BPK Sulsel
Wabup Soppeng Ikuti Penyerahan Dokumen DIPA Tahun 2022

Terkini

Wabup Soppeng Ikuti Penyerahan Dokumen DIPA Tahun 2022
DMCA.com Protection Status